Selasa, 24 Oktober 2017

SALAHKAH DO'AKU ? (part 3)


By Enny Musfiroh Setyarini

Rena terkejut melihat nama yang tersemat di bawah tandatangan, dilembaran terakhir surat itu. Rena melipat kembali surat itu, dan kembali menikmati mendoan di piring yang tinggal 1 biji. Raut mukanya menyimpan sejuta tanda tanya.

"Dari siapa Mbak ntu surat, baca dong,,,".

"Ntar ah nunggu ngga ada kamu bacanya, kepo aja nieh", sahut Rena sambil menuangkan teh untuk Haula.

"Minum nieh Dek, mumpung masih hangat."

"Haula bawa ke kamar ya Mbak,  khawatir ganggu Mbak yang udah ngga sabar baca surat ntu tuuuh", Haula beranjak sambil membawa piring bekas mendoan dan secangkir teh.

"Makasih Mbak cantik. Mbak sholat sendiri yaa, Haula lagi dapat cuti dari Allah."

Segera setelah Haula keluar kamar, Rena mengambil air wudhu dan mengerjakan sholat isya. Setelah menyelesaikan dzikirnya, dia raih
secangkir teh hangat dan segera dihabiskannya.

Beranjak dia ke meja belajar dan segera meraih amplop yang sudah sempat dibukanya tadi. Dibaca surat itu perlahan. Pembukanya seperti bahasa ceramah, lengkap. Rena masih belum paham arahnya. Tumben aja ustadz Fadli mengirim surat untuknya.

Deg,  ketika memasuki alinea setelahnya. Dan jantung Rena semakin berdegub kencang. Dia ngga menyangka sama sekali akan mendapat surat itu,,, Surat yang isinya memohon ke Rena agar bersedia menikah dengannya.

Ustadz Fadli merupakan seniornya di Fakultas Ekonomi tapi beda jurusan, yang sudah lulus setahun lalu. Kami memanggilnya ustadz karena di lingkungan kost,  beliau ketua remaja masjid dan sekaligus pengajar tahsin yang menjadi idola ibu-ibu. Bahkan anak-anak TPA yang diajarnya memanggilnya dengan ustadz ganteng.

"Ya Rabb, ini adalah ujian darimu. Disaat datang, mengapa datangnya bersamaan seperti ini ?", gumam Rena sambil menutup surat kemudian menutupkan kedua telapak tangan dimukanya.

Rena mengambil buku diary pink kesayangannya dan mulai menuliskan kegalauannya. Kegiatan menulisnya terhenti saat hp nya berdering. Telefon dari mamanya. Sebagai anak  bungsu dari 6 bersaudara, Rena mendapatkan kasih sayang penuh dari mama papa dan kakak-kakaknya yang memang sudah menikah semua.

Setelah selesai berbagi kabar dengan mamanya,  Rena beranjak ke kamar mandi untuk gosok gigi dan berwudhu sebelum beranjak tidur.

Rena menyisakan tanda tanya ketika tadi mamanya menyampaikan kalau tadi sore ada yang datang ke rumah menemui papa  mama dan izin minta nomor hpnya. Dan berpesan kalau besok ada telefon untuk mengangkatnya.

"Yaa Rabb,  apalagi ini ? Tumben banget mama penuh misteri. Tidak mau menceritakan siapa yang dimaksud tadi. "

Segera dia padamkan lampu dan menarik bedcovernya, setelah melantunkan do'a serta wirid sebelum tidur.

#30DWC
#30DWCday13
#squad9
#cerbung

Tidak ada komentar:

SEHAT vs SAKIT

Untuk sahabat yang masih diuji dengan sakit, dan sedang berjuang menjemput sehat. Semoga Allah SWT senantiasa teguhkan dan lipatkan kesabara...