Cinta itu anugerah yang indah…. Cinta bagi seseorang sangat berarti dalam hidupnya, bahkan bisa dikatakan bahwa hidup tanpa cinta adalah hampa. Cinta membuat orang bisa tersenyum tulus…. Cinta membuat orang bisa melakukan yang terbaik untuk yang dicintainya…..Bagaimanakah untuk senantiasa menumbuh suburkan cinta tersebut ?? Nih dia yang bisa kita lalukan :
MENYEMAI CINTA
Cinta dalam diri kita agar senantiasa hinggap dalam relung hati kita harus senantasa disemai. Marilah kita senantiasa menyemai benih-benih cinta tersebut (sebagaimana seorang petani ketika dia mulai menyebar benih-benih padi dengan harapan besar dia suatu saat akan memanen padi berkarung-karung). Begitulah ketika menyebar benih cinta maka pasti ada harapan di waktu tertentu kita akan bisa merasakan memetik buah cinta tersebut. Sebagai seorang anak kita sudah menyemai cinta kepada orangtua kita, dan bahkan saat ini mungkin sudah bisa memetik buah cinta kita. Kepada suami, ketika kita bermula proses dengannya (yang semula calon suami) maka kita semai cinta tersebut yang sampai akhirnya kita jatuh cinta dan memetik buah cinta tersebut. Kepada anak-anak kita saatnya kita menyemai cinta ketika dia mulai ada dalam kandungan, dan kelak dalam perjalanan waktu kita akan memetik buah cinta dari anak kita. Sebagai anggota masyarakat pun kita juga harus menyemai cinta kepada mereka (dengan sapaan hangat ketika bertemu dan bersikap baik pada mereka) dan tentu kita pasti suatu saat membutuhkan buah cinta dari mereka.
MENANAM CINTA
Setelah benih-benih cita kita semai, maka tugas kita sekarang adalah menanam benih-benih tersebut dengan baik. Karena ketika kita salah dalam menanamnya maka tentu hasil yang akan kita perolah pun juga tidak akan maksimal. Tanamkan cinta itu dengan segala perlakuan yang baik, maka kelak buah cinta pun akan kita petik dengan memuaskan. Ketika menanam cinta dengan ala kadarnya maka kita pun akan memanen cinta ala kadarnya.
MEMUPUK CINTA
Ketika cinta sudah tumbuh dalam diri kita maka kita perlu menumbuh suburkan rasa cinta tersebut dengan memupuk cinta. Kitalah yang bisa mencari formula pupuk apa yang tepat untuk cinta tersebut (karena formula cinta ini tidak diperjualbelikan). Kita akan menggali, mencari tahu, sehingga kita bisa meneukan formula yang tepat. Tidak jarang sampai saat ini pun kita terus menganalisa formula yang kita gunakan apakah sudah tepat belum, dan dalam perjalanan waktunya berusaha menyempurnakan formula yang kita gunakan.
MERAWAT CINTA
Ketika cinta sudah kita semai, kita tanam dan kita pupuk maka penting juga untuk kita merawat cinta tersebut. Ketika kita hanya melakuakan sampai tingkat memupuk, kita tidak akan tahu bagaimana cinta tersebut tumbuhnya. Makanya cinta itu butuh kita rawat dengan sepenuh hati. Kita akan menyingkirkan atau minimal meminimalisir hal-hal yang membuat cinta akan terganggu pertumbuhannya (seperti penanam [adi tentu dia akan me
MEMANEN CINTA
Nah, setelah kita menyemai, menanam, memupuk dan merawat cinta dengan penuh kehati-hatian, dengan penuh rasa cinta maka kita akan otomastis bisa memanen cinta tersebut di sekeliling kita. Ketika orang-orang di sekeliling kita telah memberikan cintanya pada kita, tentunya kita akan menjadi manusai paling bahagia. Karena dimanapun kita berada, kapan pun kita berada dan dalam kondisi bagaimana pun kita cinta-cinta yang sebelumnya dengan susah payah kita jaga akan hadir ditengah-tengah kita…Selamat merasakan nikmatnya cinta…
MENYEMAI CINTA
Cinta dalam diri kita agar senantiasa hinggap dalam relung hati kita harus senantasa disemai. Marilah kita senantiasa menyemai benih-benih cinta tersebut (sebagaimana seorang petani ketika dia mulai menyebar benih-benih padi dengan harapan besar dia suatu saat akan memanen padi berkarung-karung). Begitulah ketika menyebar benih cinta maka pasti ada harapan di waktu tertentu kita akan bisa merasakan memetik buah cinta tersebut. Sebagai seorang anak kita sudah menyemai cinta kepada orangtua kita, dan bahkan saat ini mungkin sudah bisa memetik buah cinta kita. Kepada suami, ketika kita bermula proses dengannya (yang semula calon suami) maka kita semai cinta tersebut yang sampai akhirnya kita jatuh cinta dan memetik buah cinta tersebut. Kepada anak-anak kita saatnya kita menyemai cinta ketika dia mulai ada dalam kandungan, dan kelak dalam perjalanan waktu kita akan memetik buah cinta dari anak kita. Sebagai anggota masyarakat pun kita juga harus menyemai cinta kepada mereka (dengan sapaan hangat ketika bertemu dan bersikap baik pada mereka) dan tentu kita pasti suatu saat membutuhkan buah cinta dari mereka.
MENANAM CINTA
Setelah benih-benih cita kita semai, maka tugas kita sekarang adalah menanam benih-benih tersebut dengan baik. Karena ketika kita salah dalam menanamnya maka tentu hasil yang akan kita perolah pun juga tidak akan maksimal. Tanamkan cinta itu dengan segala perlakuan yang baik, maka kelak buah cinta pun akan kita petik dengan memuaskan. Ketika menanam cinta dengan ala kadarnya maka kita pun akan memanen cinta ala kadarnya.
MEMUPUK CINTA
Ketika cinta sudah tumbuh dalam diri kita maka kita perlu menumbuh suburkan rasa cinta tersebut dengan memupuk cinta. Kitalah yang bisa mencari formula pupuk apa yang tepat untuk cinta tersebut (karena formula cinta ini tidak diperjualbelikan). Kita akan menggali, mencari tahu, sehingga kita bisa meneukan formula yang tepat. Tidak jarang sampai saat ini pun kita terus menganalisa formula yang kita gunakan apakah sudah tepat belum, dan dalam perjalanan waktunya berusaha menyempurnakan formula yang kita gunakan.
MERAWAT CINTA
Ketika cinta sudah kita semai, kita tanam dan kita pupuk maka penting juga untuk kita merawat cinta tersebut. Ketika kita hanya melakuakan sampai tingkat memupuk, kita tidak akan tahu bagaimana cinta tersebut tumbuhnya. Makanya cinta itu butuh kita rawat dengan sepenuh hati. Kita akan menyingkirkan atau minimal meminimalisir hal-hal yang membuat cinta akan terganggu pertumbuhannya (seperti penanam [adi tentu dia akan me
MEMANEN CINTA
Nah, setelah kita menyemai, menanam, memupuk dan merawat cinta dengan penuh kehati-hatian, dengan penuh rasa cinta maka kita akan otomastis bisa memanen cinta tersebut di sekeliling kita. Ketika orang-orang di sekeliling kita telah memberikan cintanya pada kita, tentunya kita akan menjadi manusai paling bahagia. Karena dimanapun kita berada, kapan pun kita berada dan dalam kondisi bagaimana pun kita cinta-cinta yang sebelumnya dengan susah payah kita jaga akan hadir ditengah-tengah kita…Selamat merasakan nikmatnya cinta…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar