〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰By Enny Musfiroh Setyarini
Terima kasih teman2, atas dukungannya. Kalau bukan karena request temen2 yang ternyata banyak banget ingin tau isi seminar kemarin, mungkin catatan ini cukup tersimpan di note saya. Alhamdulillah kalau bisa bermanfaat untuk teman yang lain. Kalau mau share silahkan, sudah diizinkan,,,
Udah 3 kali ikut seminar bisnis tanpa riba dan udah koleksi pula buku tentangnya. Dua kali yang dibawakan ustadz dan sekali yang dibawakan mantan praktisi yang semakin greget, karena beliau yang menyampaikan adalah dulunya pelaku riba yang kemudian bertaubat dan menjadi pengusaha tanpa hutang dan riba. Masyaallah.
Sebagaimana kita ketahui selama ini tidak ada tempat di televisi bagi Ustadz2 Fiqih Muamalah yang membahas tentang riba. Tapi setelah meledaknya internet dan adanya sosial media seperti Facebook, Twitter, You tube dan lain sebagainya banyak bermunculan ustad-ustad ahli fiqih muamalah yang membahas tentang riba di chanel-chanel mereka. Dan disinilah mulai awalnya banyak masyarakat yang faham tentang hukum riba, sehingga banyak bermunculan di tengah masyarakat komunitas-komunitas anti riba. Hiks,,,ngga ada kata terlambat meski baru saja taunya. Masih Alhamdulillah karena bisa jadi ini adalah jalan menuju pertaubat kita.
Yang hadir kemarin pun bukan lah orang2 yang sudah terbebas dari hutang dan riba lho yaaa, tetapi mereka adalah pejuang2 yang berazzam kuat dan akan berusaha untuk berhijrah dijalan Allah,,,meninggalkan hal2 yang dilarangnya,,, So jangan heran yang hadir ada yang masih aktif sebagai pegawai bank, agen asuransi, pegawai di leasing, dll.
Mas Saptuari Sugiharto memulai dengan, menceritakan kejadian2 jeweran Allah SWT setelah beliau bersentuhan dengan riba. Usaha yang dulunya sudah maju, bertahap Allah hancurkan. Mulai ditipu temannya, kebakaran tokonya, kemalingan sampai ludes isi studionya, mobil yang santroni oleh penjahat dipecah kacanya dan dikuras isinya, kecelakaan dari mobil leasingnya dan seabrek pengalaman lainnya.
Bertahap beliau mulai menyadari ternyata ada yang salah dari ikhtiar menjemput rezekiNya,,, Ternyata bisnis ngga semata untung atau rugi, tapi lebih jauuh lagitu tentang syurga dan neraka.
Yups. Betapa banyak jebakan2 didepan mata yang dihadapi oleh kita semua,,, Mulai pinjaman lunak, kredit tanpa DP, cicilan ringan, bunga nol persen dan tawaran2 menggiurkan lainnya,,,
Yaa, kita hidup dinegara kapitalis yang belum bisa sepenuhnya menetapkan aturan syar'i,,, Tapi ini semua tergantung kita,,,
Pilih lah,,,ketika kaki kita kotor karena kita dalam kubanganan lumpur,,, Bagaimana kita bersikap?
Apakah kita akan membersihkan sementara kaki kita masih dalam kubangan?
Ataukah kita akan angkat dulu kali kita, baru kemudian kita bersihkan? Jawab sendiri yaaaa pilih kondisi mana kita?
Beliau ceritakan pula kisah pertaubatan2 pelaku riba,,,
Vice presiden bank sebuah bank BUMN besar, curhat saat mas Saptu mengadakan seminar di Smesco,,, Gaji tinggi, hidup mewah tapiii ngga pernah mengalami ketenangan dalam hidupnya,,,
Leader asuransi di Jambi,,, Dengan besarnya bonus yang diterima, tetapi tidak membawa keberkahan dalam kehidupan rumah tangganya.
Notaris paling laku di Bandung, merasa menyesaal karena seringkali menandatangani aqad riba yang membuat uang yang diterimanya ngga membuat bahagia.
RIBA ITU APA?
Mungkin kita semua sudah tidak asing lagi dengan yang namanya riba. Tapi sebenarnya riba itu apa sih? Jadi yang dimaksud dengan riba itu adalah menetapkan atau melebihkan jumlah pinjaman dengan persentase tertentu yang dibebankan kepada si peminjam.
Sehingga orang yang meminjam harus mengembalikannya dengan sejumlah kelebihan tersebut.
Gampangnya begini,,,jika berhutang 1000 dan harus dikembalikan 1200, maka yg 200 riba.
Dan sungguh ancaman bagi pelaku riba sangat mengerikan,,,
Dalam Al Qur'an sangat jelas
"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual-beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Barang siapa yang datang kepadanya peringatan dari Allah. Lalu ia berhenti maka baginya adalah apa yang telah berlalu dan urusannya adalah kepada Allah dan barang siapa yang kembali lagi, maka mereka adalah penghuni neraka yang kekal di dalamnya. Allah akan menghapus riba dan melipat gandakan sedekah dan Allah tidak suka kepada orang-orang kafir lagi pendosa”.(QS. Al-Baqarah : 275- 276)
“Hai orang-orang beriman, bertakwalah pada Allah dan tinggalkan sisa riba jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak melaksanakan (apa yang diperintahkan ini) maka ketahuilah, bahwa akan terjadi perang dahsyat dari Allah dan RosulNya dan jika kamu bertaubat maka bagi kamu pokok harta kamu, kamu tidak dianiaya dan tidak (pula) dianiaya” (Al Baqarah : 278-279).
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan” (Ali Imran : 130 ).
Bahkan ngeriinya dosa nya setara dengan menzinai ibunya sendiri,, Na'udzubillahi min dzalik
“Riba Itu Ada 73 Pintu (Dosa). Yang Paling Ringan Adalah Semisal Dosa Seseorang Yang Menzinai Ibu Kandungnya Sendiri...”
(HR. Al Hakim Dan Al Baihaqi Dalam Syu’abul Iman Syaikh Al Albani Mengatakan Bahwa Hadits Ini Shahih Dilihat Dari Jalur Lainnya)
BISAKAH KITA HIDUP TANPA RIBA???
Belum sepenuhnya karena praktek ribawi merajalela dinegeri kita, akan tetap minimal mulai lah dari diri kita sendiri,,
Ini lah 8 langkah lepas dari jeratan riba yang mengerikan yang dipaparkan mas Saptu,,,
1. Taubat
Taubat teruus meneruus, minta ampunan yang serius kepada Allah SWT. Ketika sudah bertaubat dan terus berusaha menjauhi, maka akan muncul perasaan haram, jijik terhadap hal2 yang berkaitan dengan riba.
2. Berazzam yang kuat akan segera menyelesaikan dan tidak akan membuka kembali aqad riba yang baru. Cateeet ini. Jangan sampai kemudian kita tergiur kembali dengan penawaran2 menarik di awal tapi menyesatkan.
3. Perbaiki ibadah secara total
Kalau mas Saptu saat pertobatan senantiasa datang ke masjid sebelum adzan tiba, bahkan beliau ngga jarang untuk menjadi muadzinnya. Sholat diawal waktu, menambah dengan ibadah2 sunnah lainnya.
4. Perbanyak doa dan dzikir
Amalan yang beliau lakukan diantaranya memperbanyak istighfar kemudiann, enambahkaa dengan dzikir dan doa,,
HASBUNALLAH WANI’MAL WAKIL, NI’MAL MAULA WANI’MAN NASIR,
“Cukup bagiku Allah sebaik-baiknya penolong dan pelindungku”.
ALLAHUMA INNI AUDZUBIKA MINAL MA’TSAM WAL MAGHROM
Artinya: Ya Allah aku berlindung dari dosa dan jeratan hutang
5. Naikkan pendapatan
Cari peluang2 untuk menambah income, agar dari pendapatam tersebut bisa digunakan untuk menutup hutang.
6. Tunda kesenangan
Yes, ini pentiiiing banget. Lupakan dulu kebutuhan2 yang ngga bener2 urgen, fokus untuk menyelesaikam kewajiban.
7. Blacklist diri sendiri, artinya balcklist diri ini untuk tidak menggunakan akad riba bank.
8. Perbanyak sedekah.
Ingatlah firman Allah SWT
“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah,,,” (QS. Al-Baqarah: 276)
Soo, mas Saptu berbagi tips juga 3 pilihan cara MELUNASI HUTANG (KREDIT) :
1. AMPUTASI
Proses melunasi utang dengan potong langsung dari sumber sakitnya.
Jual semua aset yang masih ada sangkutan utangnya. Gak usah ngitung untung ruginya, pokoknya niat ingsun karena Allah ta’ala.
Contoh kasus :
✔Punya rumah KPR belum lunas, jual saja rumahnya. Laku untung ya syukur alhamdulillah, laku ga ada untungnya (pekpok) ya nggak papa, atau laku rugi? Ya nggak mama.
Ngontrak dulu nggak papa, nggak usah malu, wong ya kita juga sama2 ngontrak khan ama gusti Allah disini?
✔Punya mobil leasingan, ya dijual aja uangnya buat ngelunasin cicilan. Sementara ngangkot, ngompreng, gpp.
Malu?? Ya ndak usah.. bilang aja saya lebih malu sama Allah.
✔Punya aset, tabungan, deposito, LM, jual aja. Nanti nabung lagi kalau ada rejeki. Ikhlas.. InsyaAllah akan diganti yang juauh lebih baik sama Allah.
Toh.. harta ga dibawa mati. Tapii ingat, HUTANG (walau sekecil apapun) akan dibawa mati dan dihisab! 😨
2. RAWAT INAP
Adalah proses menyelesaikan hutang dengan perhatian khusus (perhatian strongggg!! bukan perhatian lemah lembut yo gak bar bar utangmu).
Perhatian sungguh2 diselesaikan walau tanpa menjual aset. Menunda semua kesenangan, naikkan pendapatan, dan fokus melunasi utang.
Contoh kasus :
✔ Punya rumah yang sudah cocok dengan lingkungannya, tapi masih KPR sekian puluh tahun lagi. Kemampuan bayar masih ada, tapi berjuang dan bersungguh2 mau ngelunasin.
Yasudah, tiap ada uang, bonus, atau rejeki lebih langsungg setor buat bayar pokok. Akhirnya lama2 hutangnya lunas lebih cepat dari jangka waktu yang sebenarnya.
✔ Punya mobil KPR tapi masih dipakai buat usaha dan sumber utama penghasilan? Semangat!! Biar usahanya makin lancar, income naik, cicilan mobi lunas.
3. RAWAT JALAN
adalah merawat hutang dengan penuh kasih sayang lemah lembut dan perhatian.
Menjual aset mau dijual sayang, punya tabungan mau dicairin sayang… semuanyaaaaa disayang.
Tapii dari segi kemampuan penghasilan hutangnya akan lunas, dalam hitungan sesuai jadwal/tabel angsuran.
Ya sudah.. dicicil saja lama2 nanti akan lunas (pada waktunya)
Tapiiii teruus jangan buka aqad riba lain lagi lho yaaa,,, NOTED!!!!!!!
SEMOGA BERMANFAAT YAA TEMEN SEMUA,,,
Saya yakin sangat berat dan banyak ujiannya ketika kita ingin lepas dari dari jeratan riba ini. Semoga kita semua senantiaaa diberikan hidayahnya, dimudahkan untuk menjalankan segala syariatNya,dan menjauhi segala yang diharamkanNya.
Ooh yaa acara terakhir sangat mengharu biruu,,
Mas Saptu menantang para pemberani untuk memotong credit card yang masih tersimpan di dompetnya,, Dan kami turut bercucuran air mata menyaksilan kesungguan rekan2 yang punya azam kuat untuk terbebas dari riba. Keep hamazah temen2 semua,,,
#pengusahatanpariba
#30Dchallenge
#kelasbntb
#harike29
Tidak ada komentar:
Posting Komentar