by Enny Musfiroh Setyarini
Pagi2, dari luar rumah terdengar suara seorang ibu tetangga,, "Bu Fathoni, minta pandan yaa".
Dan saya dari dalam menyahut "silahkan".
Karena kalau pun saya keluar rumah, beliau udah ngga ada,,, Yaa, karena udah saya umumkan bagi siapa saja yang membutuhkan untuk langsung memetiknya. Izin udah dikeluarkan sejak awal. Tapi tetep aja tetangga tercinta ikrar minta,,,😍
Pandan, remeeh yaa sebenarnya. Beli 2 rb perak juga udah dapat banyak. Tapiii ternyata nilainya besar bagi yang mau masak bubur kacang ijo, bubur sumsum, putu ayu,dll,, Aah jadi lapeeer klo ngomongin makanan,,,
Jadi kalau kita nanam pohon pandan ataupun pohon lainnya dan kemudian kita wakafkan untuk bisa dinikmati tetangga sekitar, artinya kita bisa memberi manfaat meskipun dengan cara sederhana.
Sebulan yang lalu, atau bahkan lebih yaa,,, Saya singgah kerumah de Nurhayati Widi, yang ternyata juga demikian,,, Cinta dalam selembar daun salam kalau beliaunya. Punya pohon salam yang subur dan manfaat juga buat tetangga sekitar. Dan saat itu saya juga izin memetiknya yang sampai sekarang daun itu masih ada dan sangat bermanfaat banget saat bikin nasi liwet, sayur lodeh, bacem, dll.
So, yuuks kita biasakan memberikan manfaat dengan hal2 yang sederhana. Tanam tanaman yang bisa memberikan manfaat untuk kita dan tetangga. Ngga perlu mahal, misalnya beli pohon daun sirih 25 rb, daun jeruk 25 rb, pandan minta juga bisa minta bibit dari tetangga lain. Asal kita rawat dengan penuh cinta akan membuat kemanfaatkan untuk orang2 disekitar kita. Ooh iyya pandan ini duluuu saya dapatkan gratis, minta 1 tanaman pandan kecil. Tapi alhamdulillah masih bertahan, sementara punya tetangga dimana dulu saya minta bibitnya malah sudah ngga punya. Yuuks berbuat sederhana yang bermanfaat bagi tetangga,,,
Siapaa yang dirumahnya juga ada tanaman yang dipersembahkan untuk tetangga tercintanya???
#30DWC
#30DWCDay2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar