Jumat, 30 Oktober 2009

TANPA CINTA HIDUP AKAN HAMPA

Maha suci Alloh…yang telah memberikan karunia cinta kepada kita. Karena tanpa cinta hidup ini akan hampa. Ketika kita bertanya pada seseorang apa itu cinta?? Berbagai jawaban yang sering kita dengar antara lain :
1. Cinta itu buta
2. Cinta itu indah
3. Cinta itu sesuatu yang memberikan kekuatan
4. Cinta itu tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata
5. Cinta itu yang membuat gerah jadi sejuk, membuat lapar jadi kenyang, membuat pahit jadi
  manis dan seterusnya.
6. Cinta itu anugerah yang membuat kita bahagia
7. Cinta itu ….senyum (ada yang tidak bisa menjawab dengan kata-kata, hanya senyuman tulus
  yang ia keluarkan tatkala mendengar kata cinta).

Memang tiap orang berhak untuk memberikan tafsiran tersendiri apa arti cinta. Yah…dari jawaban-jawaban yang sering kita dengar dapat kita simpulkan bahwa cinta itu sesuatu yang pasti pernah dirasakan oleh setiap manusia. Ditinjau dari bahasa arabnya, cinta merupakan “al hub” artinya rasa senang atau tertarik pada sesuatu. Cinta berasal dari kata “al mahabbah” (kasih sayang) yang bermakna bersih/bening atau bisa juga berarti luapan dan gejolak hati saat dirundung keinginan untuk bertemu dengan sang kekasih. Cinta adalah fitrah yang diturunkan Alloh SWT ke dalam hati para hamba-Nya. Dengan cinta, seseorang akan bisa saling memberi, menolong, mengasihi dan berbuat kebaikan dengan sesamanya.

Untuk mengetahui adakah rasa cinta pada diri kita terhadap sesuatu, bisa dilihat dari beberapa aspek berikut ini yang sering kita sebut dengan tanda-tanda cinta :
1. Rasa kagum, kita merasa kagum, ta’jub ketika kita melihat kelebihan terhadap apa yang kita
  cintai tersebut
2. Rasa simpatik, setelah kita merasakan kagum maka kita mulai merasakan simpati yang luar
  biasa terhadap apa yang kita cintai tersebut.
3. Berharap, perasaan ini secara otomatis muncul ketika kita merasakan sesuatu yang luar bisa,
  kemudian bersimpati maka kita akan senantiasa berharap untuk bisa dekat dengannya.
4. Takut, maksudnya kita akan merasakan takut ketika kita kehilangan sesuatu yang kita cintai,
  makanya kita ingin selalu dekat dengan apa yang kita cintai.
5. Rela berkorban, dengan perasaan cinta yang semakin menghujam dalam sanubari kita, kita
  akan melakukan apa saja alias rela berkorban untuk sesuatu yang kta cintai. Kita akan berbuat
  apa saja untuk yang kita cintai.
6. Selalu ingat kepada yang dicintai. Dimanapun…kapanpun….dalam kondisi apa pun kita akan
  selalu mengingat-ngingatnya karena perasaan cinta yang semakin mendalam.

Tapi..bagaimana kita menempatkan cinta itu??

2 komentar:

Fath mengatakan...

Makin mantap deh tulisannya.
Iya, aku jg dah ngrasakan tanda2 cinta itu. Asyik deh, tp asal jgn smp kebablasan dan keblinger aja kan.

Enny Musfiroh Setyarini mengatakan...

Syukran.... Yang jelas cinta terhadap sesama gak boleh mengalahkan cinta kita pada Alloh dan RasulNya...

SEHAT vs SAKIT

Untuk sahabat yang masih diuji dengan sakit, dan sedang berjuang menjemput sehat. Semoga Allah SWT senantiasa teguhkan dan lipatkan kesabara...